Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten dengan memberikan sanksi suspend atau penghentian sementara operasional. Langkah ini dilakukan setelah ditemukan berbagai pelanggaran terkait standar dapur dan kualitas pelayanan makanan.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Doni Dewantoro, menjelaskan bahwa sebagian besar masalah berasal dari kondisi dapur yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Beberapa pelanggaran yang ditemukan antara lain tidak adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kebersihan dapur yang buruk, hingga kualitas menu makanan yang dianggap tidak layak.
Baca Juga: Prabowo Kembali Bertolak ke Prancis, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis
Menurut Doni, Kabupaten Lebak menjadi daerah dengan jumlah SPPG yang disuspend paling banyak, yakni delapan titik. Sementara Kabupaten Pandeglang berada di posisi kedua dengan tujuh SPPG. Sisanya tersebar di beberapa wilayah lain di Provinsi Banten.
BGN juga menyoroti adanya menu makanan yang tidak sesuai standar gizi. Beberapa kasus yang ditemukan meliputi makanan basi, kualitas menu yang buruk, hingga porsi makanan yang terlalu sedikit atau minimalis. Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena program MBG ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Doni mengatakan setiap SPPG yang terkena suspend diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Selama masa evaluasi tersebut, pengelola dapur diwajibkan membenahi seluruh kekurangan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan BGN. Jika seluruh syarat sudah dipenuhi, operasional dapur bisa kembali dibuka.
Baca Juga: Moon Ga Young Bersiap Comeback ke Layar Lebar Lewat Film Baru “Two Piece”
Namun, BGN menegaskan bahwa pihaknya hanya memberikan satu kali kesempatan perbaikan. Jika pelanggaran yang sama kembali terulang, maka SPPG terkait akan diajukan untuk penutupan permanen melalui proses administrasi. Hingga saat ini, belum ada dapur MBG di Banten yang ditutup permanen, tetapi seluruh pengelola diminta lebih disiplin menjalankan SOP.
source: BGN Suspend 20 SPPG di Banten, Paling Banyak Lebak dan Pandeglang












