Hot News
World News

Penutupan Selat Hormuz Justru Tingkatkan Permintaan Minyak dari AS?

PBTim Redaksi
22 April 2026
6 Menit Baca
Penutupan Selat Hormuz Justru Tingkatkan Permintaan Minyak dari AS?
Sponsored
Ad

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel disebut memicu lonjakan permintaan minyak mentah dari AS, sekaligus mengguncang pasar global.

Dalam unggahannya di platform Truth Social pada Senin (20/4/2026) malam, Presiden AS Donald Trump menyebut kepemimpinan Iran telah “memaksa ratusan kapal” beralih menuju negara bagian penghasil minyak di AS, SLOT PALING GACOR seperti Texas, Louisiana, dan Alaska.

Meski tidak dijelaskan secara rinci jenis kapal yang dimaksud, analis pelayaran dan perdagangan mengatakan kepada BBC Verify bahwa penutupan Selat Hormuz memang mendorong peningkatan signifikan permintaan minyak AS.

Baca juga: Tarif Terusan Panama Melonjak Jadi Rp 68 Miliar Usai Selat Hormuz Ditutup

Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dari kawasan Teluk. Namun, aktivitas pelayaran di wilayah tersebut terganggu sejak pecahnya konflik AS-Iran pada 28 Februari 2026

Akibatnya, negara-negara importir yang kesulitan mengakses pasokan minyak Timur Tengah terpaksa mencari sumber alternatif.

Sebagaimana dilansir BBC, Rabu (22/4/2026), data dari perusahaan analisis maritim Kpler menunjukkan sebanyak 71 kapal tanker minyak berukuran sangat besar (Very Large Crude Carriers/VLCC) kini menuju AS untuk memuat kargo.

Angka ini melonjak dibandingkan rata-rata tahun lalu yang hanya sekitar 27 kapal per hari.

Kepala penetapan harga angkutan tanker minyak AS di Argus Media, SLOT MAXWIN GACOR David Haydon, mengatakan pembeli dari Eropa dan Asia kini beralih ke pasokan dari kawasan Atlantik, termasuk pesisir Teluk AS.

“Pembeli dari Eropa dan Asia melihat minyak dari kawasan Atlantik, termasuk dari Teluk AS, sebagai solusi yang mudah diakses dan melimpah untuk menutup kekurangan pasokan,” ujarnya.

Kondisi ini turut mendorong peningkatan ekspor minyak mentah AS. Konsultan riset maritim Drewry mencatat, pada pekan yang berakhir 10 April 2026, pengiriman minyak AS mencapai 5,2 juta barel per hari atau tertinggi dalam tujuh bulan terakhir.

Harga minyak melonjak, pasar saham tertekan

Situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah bagaimanapun telah memicu gejolak di pasar keuangan global.

Al Jazeera melaporkan pada Rabu, SLOT TERPERCAYA 2026 harga minyak sempat menembus 100 dollar AS per barel sebelum kembali turun tipis. Saat ini, minyak mentah Brent diperdagangkan di kisaran 98 dollar AS per barel.

Lonjakan harga ini memberi tekanan pada pasar saham di kawasan Asia.

Lihat Berita Lainnya

PB

Tim Redaksi PUSAT BERITA ID

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.

Baca Juga

Info Menarik

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
OASISTOGEL Login Slot GacorDYNASTY4DTOTO Situs Slot OnlineKAISAR4DTOTO Bandar TogelTARUMA4D Agen Slot QRISData Result SGPData Result SydneyData Result HKLive Draw SydneyLive Draw SGPLive Draw HKGrinScape BlogLihatBeritaTumble DigitalHanGukBooSatu BeritaGelora InfoYayasan Perguruan DiponegoroSekolah DiponegoroPMB MethodistMethodist 2 KisaranSMA DiponegoroSMA Negeri 2 KisaranSlot Gacor Hari IniSitus Judi Slot OnlineBandar Togel TerpercayaAgen Slot Deposit PulsaRTP Slot OASISTOGELRTP Slot KAISAR4DTOTORTP Slot DYNASTY4DTOTOOASISTOGEL Link AlternatifSlot Online TerpercayaLogin Oasistogel WapSitus Slot Gacor ThailandDYNASTY4DTOTO Platform SlotDaftar OasisTogelDynasty4DToto LoginKAISAR4DTOTO LoginOASISTOGEL Game OnlineOasistogel OfficialAgen Slot Gacor JackpotTebak Angka TerpercayaTARUMA4D Agen SlotKAISAR4DTOTO Situs SlotLink Alternatif DYNASTY4DSlot Gacor QRISOASISTOGEL Togel OnlineLink Alternatif OASISOASIS GROUP Slot TerbaikBandar Togel ResmiSlot Zeus GacorBandar Togel Hadiah 10 Juta