Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.728 per dolar AS pada Rabu (28/1) pagi. Mata uang Garuda menguat 40 poin atau 0,24 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,46 persen, baht Thailand menguat 0,02 persen, yuan China menguat 0,08 persen, peso Filipina menguat 0,33 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,35 persen.
Dolar Singapura melemah 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,36 persen, poundsterling Inggris melemah 0,34 persen, dan franc Swiss melemah 0,56 persen.
Senada, dolar Australia juga melemah 0,36 persen, dan dolar Kanada melemah 0,27 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah menguat karena pelemahan dolar AS yang sangat tajam.
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah cukup tajam. Indeks dolar AS mencapai level terendah dalam hampir 4 tahun di tengah sell America trade yang berkelanjutan










