Presiden perusahaan sepeda motor Jepang Yamaha Motor, Yoshihiro Hidaka diduga menjadi korban percobaan pembunuhan oleh putrinya sendiri di kediamannya.
Menurut petugas kepolisian Jepang, bos Yamaha Motor itu mengalami cedera lengan, Senin (16/9), setelah putrinya, Hana Hidaka disebut menyerang Hidaka dengan pisau di rumah.
Kemudian polisi menangkap Hana atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap ayahnya Yoshihiro berusia 61 tahun itu.
Kronologi bos Yamaha ditikam
Kronologi awal terjadinya penikaman terhadap bos Yamaha itu dilakukan oleh Hana sekira pukul 03.00 dini hari, di Iwata, Prefektur Shizuoka.
Polisi menanggapi panggilan darurat dari putrinya yang berusia 33 tahun itu, memberi tahu bahwa ayahnya telah memukulinya.
Departemen kepolisian prefektur Shizuoka menangkap Hidaka atas dugaan percobaan pembunuhan. Namun belum secara resmi diungkapkan apakah putrinya telah mengakui tuduhan tersebut
"Dia juga menelepon polisi sekitar pukul 5:30 sore hari sebelumnya," kata polisi dikutip Kyodo News.
Dikutip dari Japan Times, Hana diduga memotong lengan kiri sang ayah yang berusia 61 tahun dengan menggunakan pisau dapur.
Hingga saat ini perusahaan Yamaha Motor Company masih menahan diri untuk tidak mengomentari insiden tersebut karena terkait masalah rumah tangga Yoshihiro Hidaka.
Viral! Bos Yamaha Diduga Ditikam Putrinya di Rumah

Tim Redaksi PUSAT BERITA ID
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.
Baca Juga
Viral Perundungan di Bali, Siswa SMP Diduga Dipukul dan Ditendang oleh Enam Temannya
Kasus perundungan terhadap seorang siswa SMP di Bali menjadi sorotan setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, korban diduga mengalami kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan yang dilakukan oleh sejumlah teman sebayanya. Polisi bersama pihak sekolah kini melakukan penelusuran dan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Membunyikan Klakson ke Sekelompok Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Bogor
Seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial H (31) meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan di wilayah Kabupaten Bogor. Peristiwa bermula ketika korban membunyikan klakson kendaraannya kepada sekelompok remaja yang diduga sedang berkumpul dan hendak melakukan tawuran. Polisi telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkini

Viral Perundungan di Bali, Siswa SMP Diduga Dipukul dan Ditendang oleh Enam Temannya
15 Jun
Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Membunyikan Klakson ke Sekelompok Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Bogor
15 Jun
Yayasan Pengelola 22 Dapur MBG di Jambi Dilaporkan, Dugaan Pemalsuan Dokumen Diselidiki Polisi
13 Jun







